Surabaya – Serangkaian kegiatan Dies Natalis Unesa Ke-53, Minggu (10/12). Bertempat di depan Gedung Rektorat Kampus Lidah Wetan, kegiatan ini dimeriahkan dengan panggung ekspresi seni yang menampilkan siswa disabilitas, Azam Nur Mukjizat (6 th). Azam adalah siswa kelas 1 SLB Bela Nusantara Mojokerto tersebut membawakan dua lagu berjudul “Rek Ayo Rek dan Ayah” dengan diiringi musik keroncong. Hanya butuh waktu tidak kurang dari satu minggu, ia mampu membuat para peserta jalan sehat terpakau dan kagum.

Azam anak disabilitas yang berhasil memenangkan juara 2 lomba menyanyi solo yang diselenggarakan Pusat Studi Layanan Disabiltas (PSLD) Unesa dalam rangka memperingati HUT Unesa ke-53 dan peringatan hari Disabilitas Internasional di Landmarc Mall Surabaya pada 3 Desember 2017.

“Meskipun Azam memiliki keterbatasan dalam penglihatan (tuna netra sejak lahir), tapi ia memiliki kelebihan dalam bernyanyi, menghafal berbagai lagu dalam waktu singkat, dan punya cita-cita menjadi polisi. Harapan saya semoga Unesa tetap menjadi kampus inklusi yang ramah dan terus maju”, ungkap Solekhatin, Ibunda Azam. (Intan/Inayah/Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *