Malang—Pusat Studi dan Layanan Penyandang Disabilitas (PSLPD) Unesa mengadakan kegiatan outbond, Minggu (21/05/2017). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa berkebutuhan khusus (disabilitas) di Unesa dan para pendamping atau relawan. Outbond ini diselenggarakan di Pantai Balekambang, Malang.

Tujuan diadakannya kegiatan outbond ini adalah untuk membangun karakter, baik pada mahasiswa berkebutuhan khusus maupun para pendamping. Para mahasiswa berkebutuhan khusus terus diberikan motivasi dan semangat dalam berkarya sesuai potensinya masing-masing. Bagi para pendamping atau relawan, karakter yang coba dibangun dan dikuatkan adalah sense of social untuk peduli pada sesama.

“Semoga dengan kegiatan outbond ini bisa saling menguatkan dan membangun kebersamaan tanpa diskriminasi sehingga baik mahasiswa berkebutuhan khusus mapupun para pendamping bisa berkembang bersama sesuai mimpi-mimpinya,” ujar Koordinator PSLPD Unesa, Drs.Sujarwanto, M.Pd

Sujarwanto menegaskan, Unesa sebagai kampus inklusi terus berbenah untuk bisa menjadi kampus yang ramah terhadap keragaman dalam memfasilitasi para mahasiswanya, termasuk mahasiswa berkebutuhan khusus. Sehingga Unesa akan terus berkontribusi terhadap pengembangan SDM di Indonesia tanpa membeda-bedakan dan tanpa diskriminasi kepada siapaun. “Harapannya Unesa bisa menjadi kampus inklusi yang lebih baik lagi,” ujar dekan FIP tersebut. (mezalina/EM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *